BREAKING NEWS

Rabu, 22 April 2020

Efektifitas Pembelajaran Daring di Era Pandemi Covid-19


Tim SRC PC IPNU-IPPNU Kabupaten Kediri
Physical distancing (pembatasan jarak fisik) mulai akrab didengar seiring dengan masuknya virus Covid-19 (coronavirus disease 2019) ke Indonesia. Physical distancing ini bertujuan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Hal ini sangat berdampak bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat seperti ekonomi, sosial, terutama pendidikan. Adanya kebijakan physical distancing tersebut mengharuskan lembaga pendidikan untuk membatasi pembelajaran dengan metode tatap muka. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lembaga pendidikan yang menerapkan pembelajaran jarak jauh dengan penugasan tertulis ataupun pembelajaran daring (dalam jaringan). Hal ini dilakukan agar para guru dan siswa tetap dapat melakukan kewajibannya sejak selama physical distancing. Namun, sebagai kebijakan baru tentu banyak sekali pro dan kontra terhadap model pembelajaran tersebut. Pro-kontra tersebut muncul baik dari kalangan pelajar ataupun orang tua wali. Tidak sedikit pula yang mengeluhkan sulitnya sistem pembelajaran jarak jauh atau Daring ini.
Dalam hal ini, Tim SRC - Litbang PC IPNU IPPNU Kabupaten Kediri melakukan riset untuk mengukur seberapa efektif pembelajaran dengan sistem daring tersebut dan bagaimana respon pelajar dalam menjalankan aktivitas belajar dengan sistem daring. Riset ini dilakukan selama dua hari yakni pada tanggal 5-6 April 2020. Adapun subjek penelitiannya adalah pelajar se-Kabupaten Kediri dimulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dengan jumlah 404 responden. Riset ini dilakukan dengan penyebaran angket menggunakan media internet yaitu google form, yang disebarkan melalui grup-grup whatsapp. Dengan adanya riset ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam memutuskan kebijakan pembelajaran selanjutnya.
Berikut ini data hasil survei yang dilakukan Tim SRC - Litbang PC IPNU IPPNU Kabupaten Kediri:

Berdasarkan hasil survei Efektivitas Pembelajaran Daring selama Physical Distancing Covid-19 oleh Tim SRC-Litbang PC. IPNU-IPPNU Kabupaten Kediri menunjukkan bahwa (32,4%) responden menyatakan sikap setuju dan (67,6%) responden menyatakan sikap tidak setuju dengan penerapan model pembelajaran daring. Berikut adalah persentase problematika para responden :
(23,3%)
Kesulitan memahami materi
(4,2%)
Kurangnya penguasaan Internet/komputer (Gaptek)
(7,4 %)
Menurunnya motivasi belajar
(53,4 %)
Kurangnya interaksi sosial antara guru dengan siswa ataupun antar siswa
(9,7%)
Alasan lain.

Berdasarkan data diatas menunjukan bahwa efektifitas pembelajaran dengan menggunakan jaringan belum begitu efektif dan memiliki beberapa problematika seperti tersebut di atas. Dengan kondisi yang ada seperti ini. Harus kita maklumi bersama bahwa, keberhasilan belajar bukan hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah saja, melainkan juga dukungan dari seluruh elemen masyarakat terutama pelaku pendidikan seperti siswa, guru dan orang tua. Oleh karena itu, hendaknya generasi muda lebih inovatif mencari gagasan baru untuk mengatasi problematika yang ada sekarang.

 

Share this:

1 komentar :

  1. Mantabb pc ipnu ippnu kab kediri walaupun dirumah aja harus tetap produktif dengan berbagai cara, yakni darring berupa apa aja.. Kerenn

    BalasHapus

 
Copyright © 2014 PC IPNU IPPNU KAB. KEDIRI. Designed by Ragiel Boy's Group